Tutorial Setup Claude MCP Bridge Multi Site PRO

MULTI SITE PRO · DOKUMENTASI RESMI

Tutorial Setup Claude MCP Bridge Multi Site PRO — v2.6

Satu Claude Desktop untuk mengelola seluruh website klien Anda. Sebut nama domainnya, Claude langsung tahu website mana yang dimaksud dan mengeksekusi perintah ke sana.

Waktu setup awal: sekitar 20 menit. Setelah itu, menambah klien baru cukup 5 menit per website.

Versi pada panduan ini
Plugin WordPress: v2.6.0  ·  MCP Server Multisite: v3.7.0  ·  Total 23 tool

Beda Single Site dan Multi Site PRO

 Single SiteMulti Site PRO
Jumlah domain1 domain sajaTanpa batas
File konfigurasi.envsites.json
License keyDiawali MCPS-Diawali MCPM-
Tambah domain baruTidak bisaEdit sites.json, tanpa restart
Copy template antar situsTidak tersediaTersedia
Cocok untukPemilik 1 websiteWeb agency dan freelancer

Satu license key untuk semua domain. Key yang sama Anda pakai berulang saat aktivasi di setiap website klien. Tidak perlu beli key baru tiap tambah klien.

Yang baru di v2.6

Sebelumnya, mengubah satu bagian halaman berarti membangun ulang seluruh halaman. Untuk pekerjaan desain klien yang bolak-balik direvisi, itu melelahkan. Tiga tool baru menyelesaikannya:

Tool baruFungsinya
wp_delete_elementor_sectionHapus satu atau beberapa section berdasarkan nomor index
wp_replace_elementor_sectionGanti isi satu section saja, section lain tidak tersentuh
wp_restore_elementor_backupKembalikan halaman ke kondisi sebelumnya bila hasilnya meleset

Aman untuk bereksperimen di halaman klien. Operasi hapus, ganti, dan reset semuanya menyimpan backup otomatis lebih dulu. Salah langkah tidak berarti kehilangan.

Cara Kerjanya

Sebelum masuk ke langkah teknis, pahami dulu alurnya supaya tidak bingung saat ada yang tidak jalan.

Claude Desktop
      ↓
MCP Server (di komputer Anda)
      ↓
sites.json (daftar semua domain klien)
      ↓
Plugin Claude MCP Pro (terpasang di tiap website)
      ↓
Website klien

Saat Anda menyebut nama domain di chat, MCP Server mencari domain itu di sites.json, mengambil kredensialnya, lalu mengirim perintah ke plugin di website tersebut.

Artinya: setiap website klien butuh dua hal — plugin terpasang dan aktif di sana, serta entri datanya tercatat di sites.json. Kalau salah satu belum ada, domain itu tidak akan dikenali.

Yang Perlu Disiapkan

  • Claude Desktop — versi aplikasi, bukan versi browser
  • Node.js LTS — cek dengan node -v di Command Prompt, harus muncul v20 ke atas
  • License Key Multi Site PRO format MCPM-XXXXX-XXXXX-XXXXX-XXXXX
  • Akses Administrator ke setiap website klien yang ingin dikontrol
  • Elementor aktif di website klien tersebut

Download Claude Desktop →

Belum punya Node.js? Download versi LTS di nodejs.org, install dengan menekan Next sampai selesai, lalu restart komputer.

1 Pasang Plugin di Tiap Website Klien

Langkah ini diulang untuk setiap website yang ingin dikontrol. Filenya sama, license key-nya sama — yang berbeda hanya API Key dan Application Password.

Untuk setiap website:

  1. Login ke WP Admin website klien tersebut
  2. Buka Plugins → Add New → Upload Plugin
  3. Pilih file claude-mcp-bridge-multisite-pro-v2.6.zip, klik Install Now lalu Activate
  4. Buka Settings → Claude MCP Pro
  5. Masukkan license key MCPM-... Anda, klik Aktivasi
  6. Setelah lisensi hijau, klik Generate pada panel API Key, lalu Simpan
  7. Buka Users → Profile → Application Passwords, buat baru dengan nama Claude MCP

Catat empat data ini untuk setiap website — akan dipakai di Langkah 3:

  • URL domain lengkap
  • Username WordPress
  • Application Password (kode berspasi, hanya tampil sekali)
  • API Key (kode diawali cmcp-)

API Key dan Application Password harus berbeda di tiap website. Jangan disalin dari website lain — keduanya diterbitkan oleh masing-masing situs dan tidak berlaku silang.

2 Pasang MCP Server di Komputer

Ekstrak file mcp-wordpress-v3.7.zip. Di dalamnya ada folder mcp-wordpress-v3.7. Pindahkan ke:

C:\Users\NamaAnda\mcp-wordpress-v3.7

Di Mac, letakkan di /Users/NamaAnda/mcp-wordpress-v3.7.

Install dependensi

Buka Command Prompt (Windows) atau Terminal (Mac), ketik:

cd %USERPROFILE%\mcp-wordpress-v3.7
npm ci

Di Mac, baris pertama diganti cd ~/mcp-wordpress-v3.7. Tunggu 1 sampai 2 menit sampai selesai.

Gunakan npm ci, bukan npm install. Perintah ini memasang versi paket yang persis sama dengan yang kami uji, jadi hasilnya konsisten dan tidak ada kejutan versi.

3 Isi File sites.json

Inilah pusat kendali Multi Site. Buka filenya:

notepad %USERPROFILE%\mcp-wordpress-v3.7\sites.json

Isi dengan data website Anda. Contoh untuk tiga klien:

{
  "sites": [
    {
      "domain": "https://website-saya.com",
      "label": "Website Sendiri",
      "username": "admin",
      "app_password": "aaaa AAAA 1111 bbbb BBBB 2222",
      "api_key": "cmcp-xxxxxxxxxxxxxxxx"
    },
    {
      "domain": "https://klien-restoran.com",
      "label": "Klien Restoran",
      "username": "admin",
      "app_password": "cccc CCCC 3333 dddd DDDD 4444",
      "api_key": "cmcp-yyyyyyyyyyyyyyyy"
    },
    {
      "domain": "https://toko-fashion.com",
      "label": "Klien Toko Fashion",
      "username": "administrator",
      "app_password": "eeee EEEE 5555 ffff FFFF 6666",
      "api_key": "cmcp-zzzzzzzzzzzzzzzz"
    }
  ]
}
FieldDiisi dengan
domainURL lengkap dengan https://, tanpa garis miring di akhir
labelNama panggilan bebas — memudahkan Anda menyebut klien di chat
usernameUsername login WordPress website tersebut
app_passwordApplication Password, lengkap dengan spasinya
api_keyKode cmcp- dari plugin di website tersebut

Kesalahan JSON yang paling sering terjadi:

  • Ada koma setelah entri terakhir sebelum tanda ]
  • Kutip melengkung hasil copy-paste dari Word — harus kutip lurus "
  • Ada garis miring di akhir domain
  • Salah antara http dan https — samakan dengan Settings → General → WordPress Address di website tersebut

Ragu? Tempel isi file ke jsonlint.com untuk memastikan formatnya valid sebelum disimpan.

Subdomain harus didaftarkan terpisah. klien.domain.com dan domain.com adalah dua entri berbeda dengan kredensial berbeda. Jangan digabung.

Tambah domain tanpa restart. Setelah setup awal selesai, menambah klien baru cukup tambahkan satu blok di sites.json lalu simpan. Claude langsung mengenalinya.

4 Sambungkan ke Claude Desktop

Buka Settings → Developer → Edit Config di Claude Desktop, atau langsung lewat Command Prompt:

notepad %APPDATA%\Claude\claude_desktop_config.json

Windows

{
  "mcpServers": {
    "wordpress-bridge": {
      "command": "node",
      "args": ["C:\\Users\\NamaAnda\\mcp-wordpress-v3.7\\src\\index.js"]
    }
  }
}

Mac

{
  "mcpServers": {
    "wordpress-bridge": {
      "command": "node",
      "args": ["/Users/NamaAnda/mcp-wordpress-v3.7/src/index.js"]
    }
  }
}

Dua hal yang sering keliru di sini:

  • Nama folder harus mcp-wordpress-v3.7, bukan versi lama
  • Di Windows, setiap pemisah folder ditulis dua garis miring terbalik \\. Satu garis saja membuat file konfigurasi dianggap rusak

Restart total Claude Desktop

Menutup jendelanya saja tidak cukup — aplikasi harus benar-benar keluar:

  • Windows — klik kanan ikon Claude di pojok kanan bawah layar, pilih Quit
  • Mac — tekan Cmd + Q

Lalu buka lagi. Cek di Settings → Developer — wordpress-bridge harus berstatus running.

5 Tes Koneksi

Ketik di chat Claude Desktop:

Tampilkan semua website yang terdaftar

Claude akan menampilkan seluruh domain dari sites.json Anda. Lalu tes satu per satu:

Cek koneksi ke klien-restoran.com

Kalau muncul nama website, versi WordPress, dan status kredensial — setup selesai.

Ikon tools di kolom chat sekarang menampilkan 23 tool WordPress yang siap dipakai untuk semua domain terdaftar.

Format penyebutan domain fleksibel

Semua bentuk ini dikenali sebagai website yang sama:

  • klien-restoran.com
  • https://klien-restoran.com
  • Nama label: Klien Restoran

Kalau Anda mengelola domain utama sekaligus subdomainnya — misalnya prospekit.id dan sample.prospekit.id — sebutkan nama lengkapnya agar tidak tertukar. Beri juga label yang jelas berbeda di sites.json.

Menambah Klien Baru

Setelah setup awal beres, tiap dapat klien baru cukup lima menit:

  1. Install plugin di website klien baru, aktivasi dengan license key yang sama
  2. Generate API Key di website itu
  3. Buat Application Password di website itu
  4. Tambahkan satu blok baru di sites.json
  5. Simpan — selesai, tidak perlu restart
{
  "domain": "https://klien-baru.com",
  "label": "Klien Baru",
  "username": "admin",
  "app_password": "gggg GGGG 7777 hhhh HHHH 8888",
  "api_key": "cmcp-nnnnnnnnnnnnnnnn"
}

Blok itu diletakkan di dalam tanda kurung siku "sites": [ ... ], dipisah koma dari entri sebelumnya. Ingat: tidak ada koma setelah entri terakhir.

Keunggulan Khusus Multi Site

Copy template antar situs

Ini tidak ada di versi Single Site. Anda bisa memindahkan template Elementor dari satu situs ke situs lain langsung, tanpa export-import manual.

Copy template hero jasa dari prospekit.id ke klien-baru.com,
ganti nama bisnisnya jadi Klien Baru dan nomor WA jadi 628xxx

Datanya ditarik dan dikirim langsung antar server, jadi ukuran template tidak dibatasi. Ini fondasi cara kerja agency yang efisien: bangun komponen sekali, pakai di semua klien.

Library template dengan penanda

Simpan komponen yang sering dipakai — hero, grid layanan, CTA WhatsApp, footer — sebagai template. Tandai bagian yang berubah antar klien dengan penanda seperti {{NAMA_BISNIS}}, {{KOTA}}, {{WA}}.

Saat dipakai, cukup sebutkan nilai penggantinya:

Pasang template hero ke klien-baru.com,
nama bisnis Bengkel Jaya, kota Cirebon, WA 628123456789

Alur Kerja yang Disarankan

Inilah yang membuat v2.6 terasa berbeda saat menggarap halaman klien:

  1. Bangun halaman bertahap, satu section dulu
  2. Cek hasilnya di browser
  3. Ada yang kurang pas? Minta ganti section itu saja
  4. Hasilnya malah lebih buruk? Minta kembalikan ke kondisi sebelumnya
  5. Lanjut ke section berikutnya

Contoh perintahnya:

Tampilkan daftar section halaman ID 126 di klien-restoran.com
Ganti section index 3 jadi 3 kartu layanan dengan judul
dan deskripsi, jangan sentuh section lain
Kembalikan halaman ID 126 di klien-restoran.com
ke kondisi sebelumnya

Satu hal penting soal nomor index. Setelah sebuah section dihapus, nomor section di bawahnya bergeser naik. Sebelum menghapus atau mengganti section berikutnya, minta Claude menampilkan daftar section lagi supaya nomornya akurat.

Update dari Versi Lama ke v2.6

Sudah pakai versi sebelumnya? Tidak perlu mulai dari nol. Ikuti urutan ini — urutannya berpengaruh.

  1. Backup file sites.json lama Anda. Salin ke folder lain dulu. Ini langkah paling penting.
  2. Update plugin di setiap website klien — upload v2.6, pilih Replace current with uploaded
  3. Ekstrak mcp-wordpress-v3.7.zip ke folder baru
  4. Salin sites.json hasil backup ke dalam folder mcp-wordpress-v3.7
  5. Jalankan npm ci di folder itu
  6. Perbarui path di config Claude Desktop dari v3.6 menjadi v3.7
  7. Quit total Claude Desktop, lalu buka lagi

Jangan lewatkan langkah 6. Nama folder server berubah tiap rilis, jadi path di claude_desktop_config.json harus ikut diperbarui. Kalau tidak, Claude masih menjalankan server versi lama dan tool baru tidak akan muncul — padahal plugin sudah v2.6.

Kenapa sites.json harus dibackup? File sites.json di paket baru berisi contoh kosong. Kalau Anda menimpanya tanpa backup, seluruh daftar klien Anda hilang — termasuk Application Password yang kemungkinan besar tidak Anda simpan di tempat lain, karena WordPress hanya menampilkannya sekali.

Tidak ada yang rusak setelah update. Seluruh tool dari versi sebelumnya tetap berfungsi persis seperti sebelumnya. v2.6 hanya menambah tiga tool baru.

Memastikan update berhasil

Tampilkan daftar section halaman ID 126 di klien-restoran.com

Kalau Claude bisa menampilkan daftar section beserta nomor index-nya, server v3.7 sudah aktif.

Troubleshooting

GejalaPenyebab paling sering
Domain tidak ditemukan di daftar siteBelum ditambahkan ke sites.json, atau format JSON tidak valid
Error 401 Unauthorized di satu domainApplication Password domain itu salah salin — cek spasinya, atau buat baru
Error 403 — API Key tidak validAPI Key di sites.json tidak cocok dengan yang ada di plugin website itu
Error 404Plugin belum aktif di website itu, atau URL salah tulis
Lisensi ditolak saat aktivasiKey MCPM- dipasang di plugin Single Site — pastikan pakai plugin Multi Site PRO
Halaman terupload tapi Elementor kosongapi_key untuk domain itu belum diisi
Claude tidak punya tool WordPressPath config salah, atau Claude Desktop belum di-quit total
Tool baru v2.6 tidak munculPath config masih menunjuk folder server versi lama
Subdomain menampilkan data domain utamaBelum didaftarkan sebagai entri terpisah di sites.json

Masih tersendat? Salin pesan error yang muncul, tempel ke Claude Desktop, dan minta bantuan langsung di sana. Sebagian besar masalah selesai di situ. Panduan lebih rinci ada di halaman troubleshooting.

Ringkasan Langkah

NoLangkahDikerjakan di
1Install plugin, aktivasi lisensi, generate API Key, buat Application PasswordTiap website klien
2Ekstrak MCP Server, jalankan npm ciKomputer
3Isi sites.json dengan data semua klienKomputer
4Edit config Claude Desktop, quit totalClaude Desktop
5Tes koneksi tiap domainClaude Desktop

Ada kendala saat setup?

Kirim pesan, sertakan pesan error yang muncul supaya bisa langsung kami arahkan.

Hubungi Support via WhatsApp

Dokumentasi resmi Claude MCP Bridge — Multi Site PRO v2.6.0 · MCP Server v3.7.0
Prospekit.id